The Analysis of Conflict on Implementing Spatial Policy in Tourism Sustainability Develoment Geopark Rinjani-lombok West Nusa Tenggara Province

Johan Bachry

Abstract


This research was conducted in the Geopark Rinjani Lombok Area by looking at the extent to which Regional Regulation No.3 of 2010 was implemented, how the conflict was and its solutions and how a conflict resolution model was found and recommended to be implemented. This research uses descriptive, exploratory and participatory methods with qualitative and quantitative approaches. Data collected by interviewing informants and respondents as well as observing and documenting. The data analyzed by: Overlay map analysis, descriptive analysis, and scoring analysis.

The result of this study are: 1) It is known that the implementation level of spatial policy is at a fairly good level based on an assessment of the four aspects mentioned by George Edward III namely communication, bureaucratic structure, disposition, and resources. 2) Several types of conflicts were found, namely conflicts over spatial use (Spatial conflicts) and conflicts of authority. 3) Conflict resolution models carried out by the implementor in implementing Regional Regulation on Spatial Planning, namely legalicy model, persuasive/negotiation model, demolition model, socio-cultural approach model, coordination and synchronization model. 4) Researcher formulate an integrative-participatory solution model to resolve conflicts in spatial policy implementation in the Geopark Rinjani Lombok Area. This study also analyzed the implications of the results of the research on the conflict theory proposed by Johan Galtung.


Full Text:

PDF

References


Literatur Books and Journals

Agustino, L. (2008). Dasar-dasar kebijakan publik.

Al Fatih, A. (2010). Implementasi Kebijakan dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung. UNPAD Press.

Aminah, S. (2015). Konflik dan Kontestasi Penataan Ruang Kota Surabaya. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 59-79. https://doi.org/10.7454/mjs.v20i1.4751

Anderson, J. (1979). Public Policy Making (Second. ed) New York: Holt Renehart and Winston. New York.

Antlov, H. (2005). Perlibatan Publik Dalam Pengambilan Keputusan. LP3ES Jakarta

Asikin, Z. (2014). Konflik Pertanahan dan Solusi di Gili Trawangan, Laporan Penelitian Dana DPP-UNRAM.

Bachry, J. (1997). Transformasi Agro - Tourism Dampaknya terhadap Perubahan Kerajaan Keluarga Di Kawasan Pariwisata Gili Indah – Lombok. Tesis S2. IPB Bogor

Badan Pusat Statistik NTB, 2009-2012.

Blau, P. (1964). Power and exchange in social life. NY: John Wiley & Sons.

Budiardjo, M. (2012). Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dahrendorf, R. (1959). Class and conflict in industrial society. Stanford University Press.

Davis, K., & Newstrom, J. W. (1989). Human behavior at work: Organizational behavior.

Dipokusumo, B. (2011). Model partisipatif perhutanan sosial menuju pengelolaan hutan berkelanjutan: kasus pembangunan hutan kemasyarakatan pada kawasan Hutan Lindung di Pulau Lombok. Disertasi). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Dye, T. R. (2005). UnderstandingPublic Policy. Eleventh Edition, New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Edward, III. (1980). Implementing Public Policy, Washington DC, Congressional Quartely Press.

Fahmi, E., Zakaria, R. Y., Hariadi, K., Dan, W. F. (2003). INSIST-Minus Malum. Analisis Proses Perhutanan Multipihak di Indonesia. Laporan Hasil Penelitian Insist dan Mitra. Yogyakarta.

Fisher, L., Moeliono, I., & Wodicka, S. (1999). The Nusa Tenggara uplands, Indonesia: Multiple-site lessons in conflict management. 0 LOOOZ, 61.

Friedrich, C. J. (1963). Man and his government: An empirical theory of politics. McGraw-Hill.

Galtung, J. (1973). Theories of Conflict. University of Hawaii.

George, R., & Goodman, D. J. (2003). Teori Sosiologi Modern Edisi Ke Enam. Jakarta: Penerbit Kencana.

Grindle, M. S. (ed). (1980). Policts and Policy Implementations in the Third Word. New Jersey: Prince Town University Press. https://doi.org/10.1515/9781400886081

Hamdi, M. (2013). Kebijakan Publik Proses Analisis Dan Partisipasi. Ghalia Indonesia

Harold, D. L. (2009). Structure an Function of Communication in Societ dalam Wilbur Schramm (Ed).

Homans, G. C. (1961). Social Behavior and Its Elementary Form. New York: Harcourt, Brace and World.

Howell, R. E,. Olsen, M. E,. & Olsen, D. (1087). Designing Acitizen Invovement Program. Guide Book for Involving. Citizens in the resolution of Environment issues. Western Rural Develpoment Center. Oregon State University. Corvallis Oregon. USA.

IDS. Institute Development Studies. (2006). University of Sussex Understanding Policy Processes. Brigton BNI 9RE.

Jazuli, A. (2017). Penegakan Hukum Penataan Ruang Dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 6(2). Sumber: http://www.bphn.go.id

Kartodihardjo. (2006). Politik Lingkungan Dan Kekuasaan Di Indonesia. Equenox Publishing Indonesia

Keputusa Gubenur Nusa Tenggara Barat Nomor 556 – 318 Tahun 2014 Tentang Pembentukan Tim Fasilitasi Geopark Rinjani Sebagai Geopark Dunia.

Keputusan Kementrian Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomer 67/MEN / 2009 Tentang Penetapan Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pulau Gili.

Keputusan Kepala Bappeda Propensi Nusa Tenggara Barat Nomor 097 Tahun 2014 Tentang Pembentukan Seketariat Tim Fasilitasi Geopark Rinjani Sebai Geopark Dunia.

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2011 tentang Penetapan Cekungan Air Tanah.

Keraf, S. (2002). Etika Lingkungan. Jakarta. Buku Kompas.

Klidas, S., & Ligia, N. et all. (1998). Tourism and Environment. The Economic Development. Institute Of World Bank

Laporan Pemetaan Masalah Kehutanan NTB, 2006

Markum. (2006). Kebijaan HKm di NTB: Prakasra yang Terlambat. Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat. Perjalanan Menuju Kepastian. Rahardjo DY, Haris S. Dan Erna R (Editor). Jakarta. Dirjen RLPS Departemen Kehutananan Republik Indonesia dan The Ford Foundations.

Marsel, S. D. A. (1995). Rapid Appraisal For Community Methodology Series. International Institute Of Environment and Development UK London.

Muktasam, B. D., Bambang, H. K., Markum., R. S., dan Siti, H. (2003). Implementasi Argoforesty dan Sistem Usahatani Terpadu Melalui Partisipasi Masyarakat Daerah Pinggiran Hutan dan Lahan Kering Miring. Mataram. Laporan Penelitian P3P Universitas Mataram.

Narotama, N. (2013). Konflik Spasial antar Stakeholder Pariwisata di Badung, Laporan Penelitian.

Nazir, M. (1998). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.

Ndraha, T. (1994). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan, Rineka Cipta Jakarta.

Nurrochmat, D. R. (2005). Strategi Pengelolaan Hutan. Upaya menyelamatkan Hutan Rimba yang Tersisa. Yogyakarta. Putaka Pelajar.

Pemerintah, N. T. B. (2010). Naskah Lengkap PERDA Nomor 3 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2009-2029.

Pemerintah, N. T. B. (2013). Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2013.

Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Tentang RTRW Kabupaten Lombok Barat Tahun 2011-2031.

Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Tengah Nomor 7 Tahun 2011 Tentang RTRW Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2011-2031.

Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 2 Tahun 2012 Tentang RTRW Kabupaten Lombok Timur.

Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 9 Tahun 2011 Tentang RTRW Kabupaten Lombok Utara Tahun 2011 – 2031.

Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 12 Tahun 2011Tentang RTRW Kota Mataram.

Peraturan Daerah Provinsi NTB Nomor 3 Tahun 2010 tentang RTRW Provinsi NTB

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 26 Tahun 2008 tentang Rncana tata Ruang Nasional.

Raba, M. (2012). Menuju Nusa Tujuan Berwisata, Perpustakaan Nasional RI, Arga Puji Press Mtaram Lombok.

Rahim, A., & Hastuti, D. R. D. (2007). Ekonomika Pertanian (Pengantar, Teori, dan Kasus). Penerbit Penebar Swadaya. Cimanggis, Depok, Jakarta.

Renstra Dinas Pariwisata Provinsi NTB, 2013-2018

Stephen, P. R. (1996). Perilaku Organisasi. PT. Bhuana Ilmu Populer, Jakarta

Suprahardjo. (2005). Manajemen Kolaborasi. Memahami Prularisme Membangun Konsensus. Pustaka Latin Bogor

Suradinata, E. (1996). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta.

Surat Keputusa Mentri Kehutanan RI Nomor 298 / MEN HUT II / 2005 Tentang Penetapan Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Thibaut, J. W, & Kelly, H. H. (1959). The Psychology of Social Gruop; New York: John Willey & Sons, Inc.

Tim Geopark Rinjani Lombok. Dokumen Usulan Geopark Nasional dan Geopark Dunia. 2013

Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah

Winarno, Budi. 2014. Kebijakan Publik: Teori, Proses dan Studi Kasus. Yogyakarta, Center of Academic Publishing Service (CAPS) laws and regulations.

Internet

Guntara. 2013. Pengertian Overlay Dalam Informasi Geografi. Sumber : https://www.guntara.com/2013/01/pengertian-overlay-dalam-sistem.html

Pemerintah NTB. 2019. Jumlah Angkatan Kerja di Provinsi NTB Tahun 2016. Sumber: http://www.ntb.bps.go.id

Pemerintah NTB. 2019. Jumlah Kunjungan Wisatwan Provinsi NTB Tahun 2014-2016. Sumber: http://www.ntb.bps.go.id

Pemerintah NTB. 2019. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota Tahun 2017. Sumber: http://www.ntb.bps.go.id

Pemerintah NTB. 2019. Tingkat Pendidikan Berdasarkan Kabupaten/Kota di Provinsi NTB Tahun 2010-2014. Sumber: http://www.ntb.bps.go.id




DOI: https://doi.org/10.5296/jpag.v9i4.15400

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Journal of Public Administration and Governance  ISSN 2161-7104

Copyright © Macrothink Institute

'Macrothink Institute' is a trademark of Macrothink Institute, Inc.

To make sure that you can receive messages from us, please add the 'macrothink.org' domain to your e-mail 'safe list'. If you do not receive e-mail in your 'inbox', check your 'bulk mail' or 'junk mail' folders.